Menggendong Monyet

Kita harus saling membantu, tetapi jangan sampai membantu orang menjadikannya menimpakan masalahnya kepada kita.

Ketika kita berusaha membantu orang lain, tidak seharusnya kita menggantikan dirinya memikul masalahnya.

Setiap orang punya masalah dan setiap orang mendapat nilai positif dari keberhasilannya mengatasi masalah.

Bantu orang lain mengatasi masalahnya, jangan ambil masalah orang lain untuk kita pikul sendiri.

Ketika kita membantu orang lain, kita dan dia mengatasi minimal dua masalah.

Ketika kita mengambil alih masalah orang lain, kita akan kerepotan dua kali sementara orang lain kehilangan kesempatan untuk memperoleh poin positif dari upayanya.

Jadi mari saling membantu tanpa saling melempar masalah. Agar tiap orang memikul masalahnya sendiri tanpa memikul masalah orang lain.

4 tanggapan untuk “Menggendong Monyet”

  1. Kalau orang jawa (spt akuh… -___-“) memang sering merepotkan diri karena ewuh pakewuh, sungkan, gak enakan, dll, dsb, dst. Intinya sering sok2an membantu org lain, tp pd ujungnya kerepotan sndiri.😦

    Thank God, waktu abi dulu bicara ttg terminologi menggendong monyet ini, aku belajar untuk memilah mana masalah yg jd tanggung jawab sendiri, mana yang bukan.😀

    *dan itu adalah gambar diatas tisu, milikku! – nagih royalti*

    1. Iya gambar itu memang punya ami MIftah😀

      BTW menjadi orang Jawa seharusnya enak: tenggang rasa tapi juga menegakkan keadilan. Kalau hanya ewuh tanpa ketegasan, jadinya kayak orang Jawa yang miring sebelah. Hidup jadi susah dan tidak tegak. Perlu ketegasan untuk berani berkata tidak🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s