Liqa3: Empat First Things First

Entah bagaimana, tiba-tiba saja merasa terlalu sibuk sehingga tidak punya waktu untuk mengisi blog yang telanjur disebarluaskan ini. Ya sudah kita tulis saja ringkasannya.

Ceritanya, semua anggota liqa maya bisa berkumpul kecuali beberapa orang yang sedang berhalangan. Dalam liqa ini direview empat hal yang diturunkan Allah pada awal-awal Islam:

1. Membaca. Ayat yang pertama turun adalah iqra’: bacalah.

2. Menulis. Surat yang turun berikutnya adalah surat ke-68, Al Qalam yang berarti pena. Nuun, wal qalami wamaa yasthuruun. Nuun. Demi pena dan apa-apa yang dituliskan.

Dua perintah awal ini menganjurkan umat untuk memahami. Jangan suka ikut-ikutan. Fahami dulu apa yang harus dijalankan, baru laksanakan. Beramal itu baik kalau diawali dengan pemahaman yang benar.

Agar bisa memahami dengan benar, baca. Baca dengan mata (membaca, melihat, mengamati), baca dengan telinga (mendengarkan), baca dengan hati (cerna, renungkan, analisa dsb). Baca sumber terbaik: Al Quran. Baca sumber yang gamblang: alam semesta. Baca pendapat dan tulisan para pakar. Agar kita mengerti dan memahami.

Tapi jangan hanya pasif membaca. Usai membaca, tulislah. Jangan merasa mengerti kalau belum bisa menuliskan apa yang sudah kita anggap tahu itu. Tulislah dalam diary, socmed, media massa dsb. Tulislah dengan tangan, dengan kaki, dengan amal, dengan perjuangan. Torehkan sesuatu jika kita merasa telah mengetahui sesuatu.

3. Sucikan hati. Surat yang turun setelah 68 adalah surat ke-73, Al Muzzammil (yang berselimut). Yaa ayyuhal muzzammil. Qumil laila illaa qaliilaa… Wahai orang yang sedang enak berselimut. Yang sedang menikmati dunia, sedang fun, sedang nyaman… bangunlah. Sibakkan selimut, singkirkan sejenak kenyamanan. Bangunlah pada malam hari, gunakan sedikit saja waktu malam untuk tidur. Menghadaplah kepada Allah sendirian, menyepi, memohon petunjuk, memohon jalan lurus, mengadukan masalah dan memohon ampun untuk semua salah-khilaf. Sucikan hatimu, buang semua kesombongan dan keangkuhanmu. Biasakanlah menyendiri bersama-Nya, agar selalu terbimbing meski dunia berputar menuju arah yang menjauhi-Nya.

Dan keempat adalah: Al Muddatstsir. Surat ke-74. Yaa ayyuhal muddatstsir. Qum faandzir. Wahai orang yang berselimut. Bangun dan berilah peringatan.

Kalau pada perintah ketiga adalah bangun untuk mensucikan diri dan menghadap Allah, perintah keempat adalah bangun untuk memberi peringatan kepada sesama.

Karena dalam memberi peringatan itu ada kehidupan, meski pemberi peringatan banyak yang terbunuh dalam usahanya.

Karena dalam memberi peringatan ada keselamatan, meski ancaman dan caci-maki diarahkan.

Karena dalam memberi peringatan ada kesejahteraan dan kebahagiaan, meski kadang diawali dengan ujian dan duka nestapa.

Bangun dan berilah peringatan. Agar engkau bisa masuk surga dengan bergandeng tangan, dan tiap tangan yang kaugandeng mengangkatmu ke surga yang lebih tinggi.

Inilah keempat pesan dalam ayat-ayat awal, perintah yang harus didudukkan sebagai empat prioritas pertama pembentukan karakter pribadi yang mendasari pembentukan karakter bangsa.

Alhamdulillaah, meski singkat tapi tetap bisa posting.

Mari, wahai diri dan kawan-kawan, laksanakan empat prioritas ini.

Rajinlah membaca

Ujilah pemahaman dengan tulisan/karya/amal

Senantiasa jaga kebersihan hati lillaahi ta’ala

Ajak orang lain untuk bergabung ke jalan ini

Semoga beruntung yang menulis, yang membaca, yang mengamalkan dan yang konsisten terhadap keempatnya.

Sebelumnya:
Liqa1: Tiga Ajian Sakti dalam Al Fatihah
Liqa2: Emangnya Nabi Muhammad saw Juga Membuat Liqa?

9 tanggapan untuk “Liqa3: Empat First Things First”

  1. sepakat pak. karena dakwah menganut juga aksioma manajemen keuangan. risk and return trade off. bukan begitu?
    hanya saja dalam dakwah sangat tidak seimbang antara risk dan return. risikonya keciiiiillll….πŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s