Marah

Ketika kemarahan memuncak, orang bisa menghancurkan apa saja termasuk dirinya sendiri. Setelah itu biasanya orang yang marah akan menyesal. Beberapa hal bisa diperbaiki, beberapa hal terlanjur cacat, beberapa hal lainnya tak mungkin diperbaiki. Musnah, mati, patah dan sebagainya.

Kemarahan sering digambarkan seperti api. Ia membakar segalanya. Tidak jarang kemarahan bahkan seperti angin. Bedanya, kalau api bisa padam oleh air, angin justru membuat air sebagai senyawa yang makin menghancurkan. Misalnya, orang-orang beriman akan reda amarahnya dengan air wudhu sementara orang kafir mungkin makin menggelegak jika diguyur air sekalipun.

Jika Anda selalu marah karena sebab-sebab luar, percayalah bahwa seumur hidup Anda akan selalu terombang-ambing. Waktu, tenaga, pikiran, perasaan, hubungan dan segala milik Anda hancur oleh keinginan untuk memuaskan amarah sesaat tersebut.

Kunci untuk mengalahkan amarah adalah sabar. Dalam prakteknya, kita bisa memakai banyak sarana agar kesabaran mengungguli amarah. Berwudhu, duduk atau berbaring, keluar dari suasana yang penuh amarah (cari angin baru), memikirkan kehancuran akibat marah dan sebagainya. Yang jelas, setiap kali amarah datang, kita harus segera mencari cara agar amarah tersebut tidak sampai menguasai.

Amarah selalu salah, itu prinsipnya. Jadi jangan pernah mengikuti amarah.

NB. ada istilah marah di jalan Allah, tetapi itu berada dalam kerangka amar ma’ruf nahi munkar. Mudah-mudahan lain waktu sempat membahasnya. Marah di jalan Allah, meski judulnya adalah marah, tetapi disalurkan dengan cara-cara yang terstruktur. Ada hikmah, pengajaran yang membuka kesadaran dan debat dalam cara terbaik. Siapa pun setuju bahwa marah di jalan Allah, seperti yang digambarkan secara singkat tersebut, justru merupakan kebaikan dan bukannya emosi negatif.

Satu tanggapan untuk “Marah”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s