Lagi Dapet (Inspirasi)

Malam ini lagi plong sehingga pengen nulis. Bukan nulis utuh sih, cuman semacam kliping untuk status dan twit yang sayang dilewat karena merupakan hasil jiwa plong dan santai pada malam ini.

Nyalain teve lagi ada Indonesia Mencari Bakat yang menampilkan Josua bareng Cakra Khan. Lagunya galau tapi menurutku mereka berdua tampil dan bersinergi dengan sangat prima (ketika kemudian nyalain teve lagi Josua lagi nyanyi diiringi Badai Kerispatih aku tidak tertarik. Sangat biasa, tidak greget). Pelajaran bagiku:

“Namanya hidup, harus siap menyajikan yang terbaik dalam kondisi apa pun.”
Beberapa kali aku melihat Indonesia Mencari Bakat di kesempatan lain, ketika nyanyi bareng (namanya kolaborasi ya?) aku sering melihat satu sama lain tidak cukup membangun bahkan tidak jarang hanya saling menjatuhkan.

Kemudian ada juga film Nemo yang lagi berenang ke Sidney. Melihat perjuangan Nemo untuk mencari jalan, aku jadi nulis status di fesbuk:

“Awalnya mencari jalan pergi. Berikutnya mencari jalan pulang. Memang sudah dari sononya begitu.”
Tentu saja dalam pesan tersebut aku memaksudkan semua makna yang luas. Makna luas dalam jalan pergi, ke mana pun, dan makna luas dalam jalan pulang, menuju apa pun. Status ini bikin makin seger karena ditanggapi dua sahabat lama Gege dan Rem Maul (mudah-mudahan mereka mau dianggap sahabat dan tidak minta diakui sebagai cucu saja)

Kemudian aku kembali ke tulisanku (menonton teve hanya selingan2 sehingga tidak ada yang ditonton utuh — *alesan detected). Aku jadi teringat ketika aku menulis dengan memaksakan diri dan pada saat lain menulis dengan malas-malasan. Dua hal tersebut sangat buruk. Seharusnya aku menulis dengan disiplin dan tetap menjaga bahasa yang santai – inspiratif (bukan bahasa yang dipaksakan). Karena itu lahir status:

“Ada yang ingin menarik2 tunas, ada yang ingin mengabaikan bibit. Bisakah kamu lebih santai wahai pertama, bisakah kamu lebih disiplin wahai kedua? Bisakah kita terus berproses, dengan tetap menjaga ritme yang indah?”
Masih belum puas, kutambah lagi dengan komen dariku sendiri: “Semua indah pada masanya, semua cinta dalam intinya.”
Ada perasaan yang sulit kulukiskan ketika sedang menulis status ini, semoga ketika membaca blog inspirasi perasaan ini masih terasa.
Dikomen sama ami Ari dan Cahya, tetapi kuajak mereka berteka-teki sambil setengah berjanda eh, bercanda.
Tapi bener… sebenarnya status ini ditulis untuk mewakili inspirasi yang sulit kulukiskan tapi kuharap selalu terekam.

Kemudian teringat teman-teman pejuang yang saking seriusnya berjuang suka mengalami friksi dengan orang-orang yang justru sedang mereka layani. Seandainya mereka sedikit lebih santai dan mau memaklumi kurangnya informasi yang diterima orang-orang yang mereka layani, tentu mereka akan memakai bahasa yang lebih efektif. Karena itu kutulis twit:

“Perjuangan di era damai sangat sulit. Selain nafas panjang, harus cerdas dan tampak santai. Meski nasib umat di ujung tanduk.”
Ya, umat memang sedang digiring ke sana ke mari seperti domba yang mau disembelih. Harus segera diselamatkan. Tetapi kalau cara menyelamatkannya terlalu gaduh, bukankah kawanan domba ini malah kabur lintang pukang menjauhi para pejuang ikhlas ini?

Eh tadi ketika mau nulis postingan ini rasanya banyak ide. Begitu ditulis ternyata hanya segini. Ya sudahlah. Mudah-mudahan tetap ada manfaatnya.

Menulis itu, kalau mau puas,
jangan buru-buru
jangan terpaksa
jangan memaksakan diri

18 tanggapan untuk “Lagi Dapet (Inspirasi)”

        1. yaudah ayo sama2 bangkit menulis lagi….
          ada yang baca alhamdulillaah, ga ada juga gapapa
          bermanfaat alhamdulillaah, engga bermanfaat juga minimal menyalurkan aspirasi🙂
          Ya engga?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s