Insomnia

Menurutku, insomnia bukan penyakit selama tidak menimbulkan gangguan semisal sakit kepala, pundak, lutut, kaki dan sekitarnya.

Insomnia baru menjadi masalah kalau menimbulkan efek samping, efek depan dan efek-efek lainnya yang negatif.

Konon ada lho yang bisa membuat semua efek menjadi positif.

Jadi kayak pengatur efek begitu. Misalnya kalau insomnia menyebabkan pusing, dia atur biar pusingnya ga datang lagi. Atau kalau insomnia bikin bete, sekalian dia pakai buat ibadah dan yang baik-baik. Seperti saya sekarang, jam 02:55 malah nulis blog.

Insomnia seperti namanya in, berarti sumber masalahnya ada di dalam (in). Kalau sumbernya ada di luar pasti namanya out-somnia, atau kalau dari luar yang masuk ke dalam namanya goal-somnia.

Karena sumbernya dari dalam, cara mengobatinya juga dengan obat yang dari dalam yaitu yang menimbulkan ketenangan, kebahagiaan, keibuan, kebapakan, kesejahteraan dan sebagainya.

Intinya kalau Anda insomnia berarti Anda tidak sendirian. Ada banyak, sangat banyak, orang bahkan masyarakat yang masih sibuk beraktifitas pada waktu yang sama di belahan dunia sebalik belahan dunia kita.

Katanya sih begitu.

Maklumlah cuman tulisan pelepas insomnia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s