Hujan

Malam ini hujan

Seperti biasa, hatiku juga sesejuk malam berhujan seperti malam ini.

Dua anak di boncengan membuatku berfikir apakah lebih baik berteduh atau meneruskan perjalanan.

Tetapi mereka berdua memintaku terus. Sehingga kami menembus hujan sampai di rumah.

“Aku tidak basah,” ujar Tha bangga. Badannya memang kurus sehingga terlindung di belakangku. Apalagi dia bercelana pendek sehingga tidak ada bagian betis yang biasanya kena cipratan-cipratan dari roda.

Aku tidak bertanya pada Ain. Kudoakan saja besok mereka tetap sehat, tidak mudah jatuh sakit hanya karena hujan seperti malam ini.

Karena hujan itu rahmat. Ia tidak membawa petaka, justeru membagikan karunia. Begitu seharusnya.

Seperti hatiku yang selalu dihujani cinta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s