Merakit Sendiri

Toko perabot rumah tangga ini sangat inspiratif. Sekali memasukinya aku seperti masuk surga. Desain ruang, tata letak perabot serta pencahayaan yang tepat membuat semua yang tersaji begitu memikat. Terkesan nyaman banget kalau rumah diisi perabotan dari toko ini.

Masalahnya seperti biasa.

Kenyamanan sangat mahal jika sudah disajikan di toko sebesar ini. Jadilah aku dan Ami harus keliling-keliling tak kenal lelah demi mencari perabot bagus dengan harga termurah.

Tetapi di salah satu rak ada tulisan menarik:

“Mengapa Saya Harus
MERAKIT PERABOTAN SENDIRI?

Merakit sendiri memang teradang¬†sulit, tetapi ini berarti Anda TIDAK PERLU MEMBAYAR seseorang untuk merakitnya.”

Aku jadi ingat.
Bukankah kita sebagai makhluk hidup seharusnya mandiri; mampu hidup dengan menggali sendiri sumber daya alam?

Makanan… padi mungkin agak berat, tetapi bukankah aku seharusnya punya kebun kentang (karbohidrat), sayur, cabe dan sebagainya?

Pakaian… bukankah aku seharusnya bisa menjahit pakaianku sendiri, kalau perlu membuat pakaian dengan bahan seadanya dari alam?

Rumah… siapa suruh tergantung pada toko bangunan dan tukang?

Toko ini unik sekali. Idenya bisa membuatku tersadar betapa salahnya pola yang selama ini kujalani.

4 tanggapan untuk “Merakit Sendiri”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s