Tabligh

Selain sebagai istilah yang berkonotasi seorang tokoh menyampaikan ajakan melalui podium, tabligh juga berarti menyampaikan secara informal dan spontan.

Ballighuu ‘annii walau aayah (sampaikanlah dariku meski hanya satu ayat) bermakna: sampaikanlah ajaran Islam, secara langsung atau tidak, secara resmi atau tidak, secara terencana ataupun tidak.

Lawan kata tabligh adalah kitman, menyembunyikan. Kitmaanul haqq berarti menyembunyikan kebenaran. Artinya kita tidak menyampaikan kebenaran, padahal situasi dan kondisi mengharuskannya. Misalnya seseorang yang membiarkan tetangganya biasa minum sampai mabuk. Ia tahu bahwa orang mabuk membahayakan diri dan orang di sekitarnya, tetapi ia tidak mau memperingatkan. Kadang alasannya karena merasa belum pantas ngomong agama, masih bodoh, atau sekedar ewuh takut menyinggung orang yang diperingatkan.

Seperti mobil yang punya gas dan rem, tabligh juga kadang harus digas dan tidak jarang harus direm. Ajaran gas dan remnya bukan sesuka hati, melainkan diatur juga dalam agama. Misalnya ketika saya ingin baca doa qunut sementara masjid dekat rumah saya tidak pakai qunut. Mengingat qunut bukan rukun shalat, tidak ada salahnya saya diam menahan keinginan tersebut dan tetap rajin mengikuti jamaah, sampai saat yang tepat misalnya ketika ada kesempatan duduk-duduk dimana semua orang menerima pendapat lainnya dengan nyaman.

Rem mulut sama pentingnya dengan gas. Kalau gas mulut harus ditekan meski nyali sedang ciut, begitu juga rem harus diinjak meski syahwat bicara sedang naik sampai ke ubun. Latihan rem dan gas ini juga diatur dalam agama, jadi bukan sesuka hati atau kata orang, jangan seenak udele dhewe.

Kalau kita biasa menyampaikan secara proporsional, insyaa Allaah kita juga akan mendapatkan posisi dan pertemanan yang proporsional di masyarakat. Jadi jangan sampai terlalu terperosok di tengah kejahiliyahan umat, tapi juga tidak menjadi menara gading yang menjulang tak terjangkau oleh sekitar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s